LOTTERY

Lottery

Definisi lotre adalah sebuah bentuk judi yang melibatkan angka ataupun gambar yang bertujuan untuk memperoleh sebuah hadiah. Dalam sepak terjang lotre di dunia perjudian pun banyak menimbulkan pro dan kontra, ada beberapa negara yang melarang beredarnya jenis perjudian ini di negara mereka dan bahkan tidak sedikit juga yang melegalkan praktik lotre di beberapa negara juga. Hal ini diliat dari antusias warga akan mengikuti praktik lotre yang dianggap sederhana namun menguntungkan selain itu juga dapat memberi keuntungan akan pemasukan negara. Pada awal kemunculan lotre didunia, jenis perjudian ini menuai kritik dan kecaman yang keras bahkan di AS dan beberapa di negara Eropa jenis lotre ini ditolak mentah-mentah keberadaannya, tetapi sejak berakhirnya Perang Dunia II, status lotre di mata dunia mendadak berubah, dari yang tadinya dibenci menjadi dicintai. Bahkan pada tahun 1960, kasino dan lotre mulai muncul ke permukaan di seluruh dunia sebagai alat yang digunakan pemerintah setempat untuk meningkatkan pendapatan negara tanpa dikenakan pajak sepeser pun.

Lotre ini lahir dalam berbagai jenis hadiah, ambil contoh sederhananya saja hadiah bisa menjadi uang tunai tetap ataupun berupa barang. Dalam tahap ini, akan menjadi resiko untuk tim penyelenggara yang dikhawatirkan akan menjadi bumerang tersendiri apabila tiket lotre tidak menembus batas penjualan. Maka dari itu sering ditemui bentuk format lotre yang berbanding 50-50 yang dimana tim penyelenggara akan memberikan hadiah 50% dari pendapatan tersebut. Istilah populernya si penyelenggara ini tidak menderita kerugian yang maksimal. Namun sekarang banyak lotre baru yang bermunculan yang menghendaki pemain untuk memilih nomor pada tiket lotre sehingga dapat dipilih menjadi beberapa pemenang saja.

win loterryMenurut sejarah yang mengawali lahirnya lotre adalah permainan Keno yang berasal dari Dinasti Han di negara Cina pada periode tahun 205 dan 187 SM. Lotre semacam ini digunakan untuk membiayai proyek-proyek pemerintah kerajaan pasca perang besar yang melanda di negeri tirai bambu ini, lotre juga dipungut untuk pembangunan seperti Tembok Besar Cina . Catatan sejarah ini diyakini muncul dalam buku Cina yang berjudul “The Book of Songs” yang menceritakan saat itu permainan keno menggunakan “gambar kayu” untuk mengilustrasikan gambar yang banyak. Beralih ke era Celtic di Eropa, kata Cornish mengenai “teulel prend” diterjemahkan menjadi “untuk melemparkan kayu” yang berarti mengilustrasikan “untuk mendapatkan banyak”.

Ada pribahasa yang menyebut “lain ladang, lain ikannya” begitu juga lahirnya lotre ini lain di Cina, lain pula di Eropa. Lotre diketahui pertama kali digunakan di Eropa pada jaman kekaisaran Romawi terutama sebagai hiburan saat pesta makan malam kerajaan. Saat perjamuan makan malam tiba, para tamu yang hadir akan menerima tiket lotre dan untuk hadiahnya pihak kerajaan akan menawarkan barang-barang mewah sebagai perjamuannya. Namun sejarah baru tentang lotre yang dijual untuk umum tercipta di kala Kaisar Romawi Augustus Caesars (anak dari Julius Caesars) mengadakan tiket lotre untuk dijual yang dimana dana yang terkumpul akan digunakan untuk pembangunan dan perbaikan kota Roma serta terdapat hadiah bagi pemenang yaitu barang berharga seperti emas dan perak.

Kemudian di era abad pertengahan lotre pertama yang tercatat untuk menawarkan tiket yang akan dijual ke publik umum dengan iming-iming hadiah dalam bentuk uang diadakan di Low Countries pada abad ke 15. Di setiap pelosok kota diadakan undian lotre publik yang dikhususkan dalam rangka mengumpulkan dana untuk kota benteng dan untuk membantu warga yang miskin. Catatan di kota Ghent, Utrecht dan Bruges menunjukkan bahwa lotre sudah lahir di kota ini sejak abad ke 14 yang dimana sebuah catatan tua pada tanggal 9 Mei 1445 di L’Ecluse terdapat aksi mengumpulkan dana untuk membangun dinding dan kota benteng dengan jumlah lotre yang terjual saat itu mencapai 4.304 tiket dan total dana yang terkumpul sebanyak 1.737 florin (setara dengan uang senilai US$ 170 ribu pada tahun 2014).

lottery-ticket

Pada abad ke 17, di negara Belanda memberlakukan lotre untuk mengumpulkan dana guna membantu orang miskin atau digunakan untuk membangun sarana dan prasarana tempat umum. Lotre pun menjelma menjadi permainan judi yang sangat populer dan mendapat respon positif dari sejumlah kalangan , berbeda sekali dengan pajak yang dimana terasa menyakitkan oleh masyarakat. Terdapat kota di Belanda yang bernama Staatsloterij yang telah cukup lama menjalankan aksi lotre ini bahkan disebut sebagai lotre tertua di Eropa. Kata lotre dalam bahasa Belanda apabila diubah menjadi bahasa Inggris diartikan menjadi “Nasib”. Di Italia lotre pertama kali dicatat dalam sejarah pada tanggal 9 Januari 1449 tepatnya di Milan yang diselenggarakan oleh Golden Ambrosian Republik untuk membiayai perang melawan Republik Venesia. Jenis perjudian ini dikenal dengan keluaran togel singapura hari ini atau Semenaiu.

Peluang memenangkan jackpot lotre dapat bermacam-macam yang disinyalir pada desain lotre serta ditentukan juga oleh beberapa faktor termasuk total angka. Secara sederhana angka 6 dari 49 pada lotre, para pemain diijinkan untuk menunjuk enam angka dari angka 1 sampai 49. Jika semua enam angka muncul dengan angka yang sama semua, maka pemain tersebut dinyatakan sebagai pemenang jackpot. Sedangkan untuk bonus di dalam dunia lotre adalah wajib hukumnya, namun sayangnya kemungkinan untuk mendapatkannya justru lebih rendah. Contohnya saja di acara Mega Millions di negara Amerika Serikat, untuk mendapatkan bonus jackpotnya saja tidak mudah, para pemain diharuskan untuk mendapatkan 6 bola dengan angka yang cocok dan apabila berpikir secara logika, kesempatan mendapatkan angka yang sama sebanyak 6 itu sangatlah kecil dan bahkan mustahil.

Comments are closed.

Post Navigation