Sejarah permainan judi

SEJARAH PERMAINAN JUDIJudi, judi dan judi udah seperti lagu Rhoma Irama saja. Apa yang terlintas di kepala anda saat mendengar kata “judi” ? Pastinya semua sudah paham tentang judi, dan menurut sebagian kalangan masyarakat mereka menyukainya karena mendatangkan keuntungan pribadi, bahkan tidak sedikit yang menjadikan itu sebagai hobby. What ? Hobby ? Sepentingkah judi itu sampai-sampai dijadikan hobby. Tunggu dulu, itukan menurut sebagian orang, tapi tidak semua kok. Haha… Asal muasal judi itu lahir di dunia sejak manusia itu sudah diciptakan. Berarti umurnya sudah tua bingitssss donk ya. Well, karena lahir di dunia pastinya menimbulkan pro dan kontra juga. Ada yang suka, pasti ada juga yang tidak suka terlebih lagi pihak berwajib karena dianggap melarang agama, UUD, menimbulkan dosa, merugikan orang lain, kriminalitas dan lain-lain. Ya terserah orang mau beranggapan apalah toh judi juga sudah menyebar ke penjuru dunia bahkan ada negara besar yang melegalkan praktik judi, salah satu contoh AS dengan Casino Las Vegas-nya yang terkenal sejagad, Malaysia dengan Genting Highland-nya dan Kasino Macau di China.

Definisi judi itu adalah suatu praktik permainan yang dimana mempertaruhkan sesuatu di dalamnya biasanya berupa materi ataupun uang yang mengakibatkan salah satu pemain diuntungkan dan salah satu pemain lagi dirugikan. Para penjudi primitif dulu itu adalah dukun atau paranormal yang dimana menebak kejadian di masa depan dengan alat seperti batu, tongkat, atau tulang yang dihempaskan ke udara dan jatuh ke tanah. Mereka percaya dengan melakukan itu untuk membaca nasib seseorang di masa mendatang.

Dari dunia primitif berkembang ke dunia peradaban, ada cerita dimana di perabadan Mesir kuno masyarakat sana sangat menggemari permainan judi yang dimana mereka mereka suka menebak-nebak jumlah jari menurut ganjil atau genap. Di Romawi kuno menyukai permainan lotre dan dadu dari Cina sampai-sampai permainan tersebut hanya dimainkan oleh kaum raja dan bangsawan. Lanjut ke tahun 1400-an dimana permainan kartu diperkenalkan ke Eropa melalui imigran Cina dan akhirnya berlabuh ke Benua Amerika. Sehingga permainan judi kartu Cina bercampur dengan Barat kemudian dikenal dengan istilah perjudian modern lalu merebak ke seluruh dunia, sampai akhirnya masuk ke Indonesia.

Di Indonesia sendiri juga punya sejarah lama tentang perjudian, mulai dari jaman Kerajaan dulu sampai ke jaman penjajahan sebut saja permainannya dimulai dari sabung ayam , lotre, balap kuda, kartu domino dan dadu. Dan perlahan-lahan permainan kartu modern masuk ke Indonesia melalui jaman penjajahan Inggris, Spanyol, dan Belanda. Dari situlah istilah permainan baccarat, poker, kasino, blackjack, remi, dll diperkenalkan ke tanah air kita ini.

Alhasil, tergiur dengan keuntungan yang menggiurkan serta ingin menambah pundi-pundi uang, masyarakat pun berbondong-bondong melalukan perjudian. Dengan semakin maraknya praktik judi yang menyebar ke seluruh pelosok Nusantara, pemerintah pun mulai resah dengan praktik ini. Seakan-akan pemerintah dibuat PR (pekerjaan rumah) oleh rakyatnya sendiri dan mulai merazia sejumlah titik lokasi judi dengan alasan judi membuat orang malas untuk bekerja karena banyak sekali yang bergantung dengan hasilnya yang menggiurkan ataupun membuat orang nekat melakukan aksi kriminal karena sebab-akibat yang ditimbulkan judi. Tidak hanya di Indonesia saja, namun beberapa negara di dunia juga mengecam keras aksi praktik judi ini.

Simak juga: Bermain Judi Bola Online di Sbobet

Sekarang berkat kecanggihan teknologi internet yang berkembang, permainan judi mulai masuk ke sistim online yang dimana semua orang bisa mengaksesnya dengan begitu mudah. Orang-orang sudah tidak perlu khawatir akan pihak berwajib ataupun suasana hiruk pikuk di arena judi itu. Banyak situs-situs yang menyediakan permainan judi layaknya seperti di kasino sungguhan dan anda juga bisa merasa nyaman bermain di dalamnya. Hanya dengan bermodalkan komputer atau laptop serta koneksi internet yang lancar, anda sekarang bisa duduk manis sambil menikmati permainan judi online di dalamnya.

Comments are closed.

Post Navigation